INDEKS MEDIA KALTIM

Berita Hari Ini di Kalimantan Timur (Kaltim)



Pagu Teknis Terbatas Rp1 Miliar, Dishub Samarinda Putar Otak Jaga LPJU dan Lampu Lalin

Jibril Daulay Jibril Daulay - 1400 views
Kepala Dishub Samarinda, Hotmarulitua Manalu. (Foto: Yah/Indeksmedia.id)

SAMARINDA, INDEKSMEDIA.ID – Kebijakan efisiensi anggaran berdampak langsung pada ruang gerak Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Samarinda. Dari total pagu sekitar Rp63 miliar yang tercantum dalam Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD), sebagian besar anggaran terserap untuk belanja rutin.

Kondisi ini membuat alokasi untuk program teknis hanya tersisa sekitar Rp1 miliar dan memaksa Dishub melakukan pengetatan prioritas layanan.

Kepala Dishub Samarinda, Hotmarulitua Manalu, menjelaskan bahwa anggaran tersebut belum mampu mengakomodasi seluruh usulan program yang sebelumnya diajukan melalui Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD).

Sejumlah agenda strategis, termasuk peningkatan layanan transportasi publik dan penguatan infrastruktur lalu lintas, terpaksa ditahan.

“Yang paling banyak itu untuk kebutuhan rutin seperti gaji, tunjangan, pembayaran listrik LPJU, air, dan kebutuhan operasional lainnya,” ujar Manalu.

Ia menyebutkan, keterbatasan anggaran teknis membuat Dishub harus memfokuskan dana yang ada untuk pemeliharaan dasar selama satu tahun.

Dengan anggaran sekitar Rp1 miliar, Dishub berupaya memastikan layanan utama seperti Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU) dan traffic light tetap berfungsi agar keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan tidak terganggu.

Di sisi lain, Dishub Samarinda juga sebelumnya mengusulkan pengadaan angkutan umum massal sebagai solusi jangka panjang persoalan transportasi perkotaan.

Program ini dinilai dapat mengurangi ketergantungan kendaraan pribadi, menekan praktik juru parkir liar, serta menjadi jawaban atas keterbatasan ruang parkir di sejumlah titik kota.

Namun, rencana tersebut belum bisa direalisasikan karena keterbatasan fiskal.

Manalu menegaskan, Dishub akan terus melakukan pengelolaan anggaran secara selektif sambil berharap kondisi keuangan daerah dapat segera membaik.

“Kalau dilihat dari hitungan kami, angka itu masih sangat terbatas. Kalau tidak ada penambahan, bisa saja terjadi kendala dalam pelayanan, baik LPJU maupun traffic light,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini

Maaf Untuk Copy Berita Silahkan Hubungi Redaksi Kami!