INDEKS MEDIA KALTIM

Berita Hari Ini di Kalimantan Timur (Kaltim)



Pengajian Khatamul Qur’an, DPPKB Sosialisasi Program Sidaya

admin - 3800 views

KUTIM,INDEKSMEDIA.ID – Dalam rangka menjalin ukhuwah islamiah sekaligus membangun jejaring kerja lintas sektor, Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Kutai Timur menggelar pengajian Khatamul Qur’an dan sosialisasi program di Ruang Lobby, Aula DPPKB, Komplek Perkantoran Bukit Pelangi, Kamis (15/1/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri pimpinan dan staf OPD, kader dan penyuluh KB, pimpinan pondok pesantren, organisasi kemasyarakatan dan keagamaan, serta seluruh ASN dan PPPK di lingkungan DPPKB Kutai Timur.

Kepala DPPKB Kutai Timur, Achmad Junaidi, menegaskan kegiatan ini tidak sekadar ajang silaturahmi, tetapi juga sebagai sarana memperkenalkan program-program DPPKB kepada masyarakat.

“Tujuan kita bagaimana masyarakat bisa mengetahui sekecil apapun yang dilakukan Pemerintah, bahwa kami bekerja untuk masyarakat,” ujar Achmad Junaidi.

Dia menjelaskan, kegiatan ini juga merupakan bentuk komitmen DPPKB dalam memberdayakan Dharma Wanita Persatuan (DWP) DPPKB melalui satu program unggulan yang dijalankan secara konsisten.

“Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen kami ingin memberdayakan DWP DPPKB menjalankan satu program. Tidak perlu banyak program, cukup satu tapi istiqomah,” jelasnya.

Selain fokus pada penanganan stunting, DPPKB Kutai Timur kini mulai mengembangkan program yang menyasar kelompok lanjut usia (lansia) melalui program Sidaya atau Lansia Berdaya.

“DPPKB ini kami melakukan penanganan stunting. Tapi di luar dari itu, ada hal yang masih awam, yaitu sidaya atau lansia berdaya. Program mengenai lansia ini hanya beberapa dilakukan pemerintah daerah di Kalimantan Timur,” ungkapnya.

Program Sidaya dirancang sebagai sekolah lansia yang memberikan berbagai pembekalan, mulai dari pemahaman proses menua, sindroma geriatri, tujuh dimensi lansia tangguh, hingga fungsi keluarga.

Materi lain meliputi kesehatan mental, hipertensi, kesehatan gigi dan mulut, pencegahan risiko jatuh, pertolongan pertama pada diri sendiri, gangguan kognitif, peningkatan fungsi intelektual, manajemen kegawatdaruratan, hingga pendampingan pasca stroke.

“Selain itu ada senam lansia. Dan tidak kalah penting akan didampingi secara spiritual. Kami hadirkan para ustadz dan kiyai atau pemimpin agama para lansia,” katanya.

Dalam pelaksanaannya, para lansia akan dibimbing dokter spesialis dan para pakar yang berkompeten di bidang kesehatan dan kesejahteraan lansia.

“Mereka akan diajar para dokter-dokter spesialis dan pakar yang berhubungan dengan lansia,” jelasnya.

Melalui program ini, Achmad Junaidi berharap para lansia di Kutai Timur dapat menjadi pribadi yang lebih sehat, mandiri, dan bahagia.

“Diharapkan, program ini dapat memberikan manfaat bagi para lansia baik bagi dirinya sendiri, mendapatkan kebahagiaan dan menjadi lansia yang tangguh,” pungkasnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini

Maaf Untuk Copy Berita Silahkan Hubungi Redaksi Kami!