INDEKS MEDIA KALTIM

Berita Hari Ini di Kalimantan Timur (Kaltim)



Kemitraan dan Kearifan Lokal Dinilai Kunci Pertambangan Berkelanjutan

admin - 5000 views

KUTIM,INDEKSMEDIA.ID – Kemitraan antara perusahaan tambang dan kearifan lokal dinilai menjadi faktor penting dalam memastikan kegiatan pertambangan berjalan secara bertanggung jawab dan berkelanjutan. Hal ini disampaikan Ketua Dewan Presidium Pengusaha Kutim Hebat, Haris Abdullah, saat membahas pentingnya keterlibatan masyarakat lokal dalam sektor pertambangan.

Menurut Haris, perusahaan tambang tidak hanya dituntut mengejar keuntungan, tetapi juga wajib menghormati hak-hak masyarakat adat, menjaga lingkungan, serta memberikan manfaat nyata bagi warga di sekitar wilayah operasi.

“Kemitraan yang sehat harus dimulai dari penghormatan terhadap hak masyarakat adat atas tanah dan sumber daya alam, dilanjutkan dengan konsultasi terbuka serta partisipasi aktif masyarakat dalam setiap proses perencanaan dan pengambilan keputusan,” ujarnya.

Ia menekankan, pembagian manfaat menjadi salah satu pilar utama dalam kemitraan. Hal ini dapat diwujudkan melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), pembagian royalti, serta dukungan terhadap kegiatan ekonomi masyarakat lokal.

Selain itu, aspek pengelolaan lingkungan juga menjadi perhatian serius. Perusahaan tambang diharapkan menjalankan praktik pertambangan yang ramah lingkungan dengan meminimalkan dampak negatif, melakukan reboisasi, pengelolaan air, serta pengelolaan limbah secara bertanggung jawab.

“Pemberdayaan masyarakat tidak kalah penting. Program pelatihan dan pendidikan harus menjadi prioritas agar masyarakat lokal memiliki kemampuan, kemandirian, dan kesejahteraan yang lebih baik,” tambah Haris.

Ia menyebutkan, bentuk konkret kemitraan dapat diwujudkan melalui berbagai program, seperti CSR di bidang pendidikan, kesehatan, dan ekonomi, program pemberdayaan masyarakat berbasis pelatihan keterampilan, program pengelolaan lingkungan, hingga skema pembagian manfaat yang adil dan transparan.

Dengan membangun kemitraan yang efektif dan menghormati kearifan lokal, Haris berharap kegiatan pertambangan di Kutai Timur tidak hanya berorientasi pada produksi, tetapi juga memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat dan kelestarian lingkungan.

“Pertambangan yang bertanggung jawab adalah pertambangan yang tumbuh bersama masyarakat, bukan di atas penderitaan mereka,” pungkasnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini

Maaf Untuk Copy Berita Silahkan Hubungi Redaksi Kami!