INDEKS MEDIA KALTIM

Berita Hari Ini di Kalimantan Timur (Kaltim)



Jaga Hutan Wehea dari Tambang, Aktivis Lingkungan Perempuan Kutim Terima Penghargaan di HUT ke-69 Kaltim

Chaliq - 13100 views
Aktivis Lingkungan Kutai Timur, Yuliana Wetug dan Kepala DP3A Kutim, Idham Chalid.

SAMARINDA,INDEKSMEDIA.ID – Aktivis lingkungan perempuan asal Kutai Timur, Yuliana Wetug, menerima penghargaan dari Gubernur Kalimantan Timur, H. Rudy Mas’ud, pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-69 Provinsi Kalimantan Timur.

Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan konsistensinya dalam menjaga serta melindungi lingkungan, khususnya kawasan Hutan Wehea.

Penghargaan itu diserahkan dalam rangkaian upacara peringatan HUT ke-69 Kaltim yang digelar di Samarinda.

Sosok Yuliana Wetug dikenal luas sebagai tokoh perempuan yang aktif memperjuangkan perlindungan hutan dan pelestarian lingkungan hidup di Kutai Timur.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kutim, Idham Chalid, menyampaikan apresiasi dan kebanggaan atas prestasi yang diraih Yuliana.

Dia menegaskan, penghargaan tersebut tidak hanya menjadi kebanggaan pribadi, tetapi juga membawa nama baik Kutai Timur.

“Kami mewakili Pemkab Kutim mengucapkan selamat kepada Bu Yuli atas prestasinya. Kami bangga dan salut atas capaian salah satu aktivis lingkungan perempuan di Kutai Timur. Bu Yuli memberikan contoh dan teladan kepada masyarakat, utamanya peran perempuan di tengah masyarakat,” ujar Idham.

Menurutnya, Yuliana Wetug merupakan tokoh perempuan yang peduli lingkungan melalui upaya perlindungan Hutan Wehea.

Di tengah kondisi hutan yang semakin kritis, peran dan keberanian Yuliana dinilai sangat penting dalam menjaga kawasan tersebut dari ancaman kerusakan.

“Beliau adalah tokoh perempuan yang peduli lingkungan melalui perlindungan Hutan Wehea,” katanya.

Idham juga mengungkapkan keberadaan wisata edukasi di kawasan Hutan Wehea yang dinilai memiliki peran strategis dalam memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang pentingnya hutan, sekaligus menunjukkan kontribusi Kutai Timur bagi kepentingan nasional dalam menjaga kelestarian alam.

“Beliau adalah tokoh perempuan yang dapat menginspirasi bagaimana kaum hawa bisa berbuat banyak bagi masyarakat,” pungkas Idham. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini

Maaf Untuk Copy Berita Silahkan Hubungi Redaksi Kami!