INDEKS MEDIA KALTIM

Berita Hari Ini di Kalimantan Timur (Kaltim)



Sepak Bola atau Kungfu di Liga 4? Aksi Brutal Hilmi Diganjar Sanksi Seumur Hidup

Jibril Daulay Jibril Daulay - 23000 views
Insiden tendangan kungfu warnai laga lanjutan babak 32 besar Liga 4 Zona Jawa Timur yang digelar di Stadion Gelora Bangkalan, antara Perseta Tulungagung melawan Putra Jaya Pasuruan. (tangkapan layar)

PASURUAN, INDEKSMEDIA.ID — Pemain Putra Jaya Pasuruan, Muhammad Hilmi Gimnastiar, dijatuhi hukuman berat berupa larangan beraktivitas di dunia sepak bola seumur hidup. Sanksi tersebut dijatuhkan setelah Hilmi melakukan pelanggaran brutal dengan menendang dada lawan secara keras, yang dinilai menyerupai adegan kungfu, dalam pertandingan Liga 4 Zona Jawa Timur.

Keputusan hukuman disampaikan Komite Disiplin PSSI Asprov Jawa Timur pada Selasa (6/1/2026). Meski demikian, pemain bersangkutan masih diberikan hak untuk mengajukan banding sesuai regulasi yang berlaku.

“Komite Disiplin (Komdis) PSSI Provinsi Jawa Timur menjatuhkan hukuman berat berupa larangan beraktivitas sepak bola seumur hidup kepada pemain Klub Putra Jaya Pasuruan, Muh. Hilmi Gimnastiar (NPG 23),” demikian bunyi putusan Komdis PSSI Jatim yang dibagikan pihak klub.

Komdis PSSI Jatim menyatakan hukuman dijatuhkan dengan mempertimbangkan dampak serius yang ditimbulkan akibat tindakan tersebut, serta sebagai efek jera dan pembelajaran bagi pemain lain di kompetisi Liga 4.

Salah satu pertimbangan utama adalah adanya bekas luka di bagian dada pemain Perseta Tulungagung, Firman Nugraha, yang menjadi korban pelanggaran. Luka akibat tendangan Hilmi dinilai berpotensi menimbulkan dampak jangka panjang bagi korban.

Aksi Hilmi dikategorikan sebagai pelanggaran berat violent conduct sebagaimana diatur dalam Pasal 48 juncto Pasal 49 Kode Disiplin PSSI, serta melanggar Pasal 10 dan Pasal 19 Kode Disiplin PSSI 2025.

Sebelum putusan Komdis dijatuhkan, Hilmi Gimnastiar juga telah resmi dipecat oleh klubnya. Tindakan emosional yang tidak terkendali tersebut akhirnya berujung pada sanksi terberat dan merusak karier sepak bola pemain yang bersangkutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini

Maaf Untuk Copy Berita Silahkan Hubungi Redaksi Kami!