INDEKS MEDIA KALTIM

Berita Hari Ini di Kalimantan Timur (Kaltim)



Seminggu Sakit, Karyawan PT KMB Ditemukan Meninggal di Mess Perusahaan

Chaliq - 1,43000 views

KUTIM,INDEKSMEDIA.ID – Warga jalan Kapur, Kabo Jaya, Sangatta Utara Selasa (4/11/2025) siang, digemparkan dengan penemuan mayat pria di mess perusahaan.

Laporan pertama disampaikan seorang warga bernama Roni pada pukul 12.40 WITA. Dia melaporkan adanya temuan jenazah di Mess Karyawan PT Karsim Mitra Bersaudara (KMB). Piket Call Center (CC) 110 Polres Kutim segera menindaklanjuti laporan tersebut dan berkoordinasi dengan unit terkait.

Beberapa saat kemudian, tim gabungan dari Regu III Pamapta, Unit Inafis Sat Reskrim, Piket Fungsi Reskrim dan Intel, serta Piket Patmor dan Patroli Bead tiba di lokasi untuk melakukan pemeriksaan.

Dari hasil identifikasi awal, korban diketahui bernama Eko Supriyanto (56), seorang karyawan harian PT KMB asal Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, yang tinggal di Mess Karyawan PT KMB kamar nomor 4.

Menurut keterangan saksi, korban sudah sekitar satu minggu tidak masuk kerja karena sakit. Rekan kerja yang khawatir kemudian mencoba memeriksa ke kamar korban.

Saat dipanggil tidak ada respons, dan ketika salah satu saksi mengintip lewat jendela, korban terlihat terbaring dan tubuhnya sudah membengkak.

Pintu kemudian dibuka paksa, dan korban ditemukan sudah meninggal dunia. Pihak perusahaan langsung melaporkan kejadian itu kepada kepolisian.

Unit Inafis Polres Kutim memperkirakan korban telah meninggal dunia sekitar dua hari sebelum ditemukan, ditandai dengan kondisi tubuh yang sudah membusuk. Polisi juga mengamankan sejumlah barang pribadi milik korban, antara lain handphone, tablet, jam tangan, dan beberapa obat-obatan.

Kapolres Kutai Timur AKBP Fauzan Arianto mengapresiasi laporan cepat masyarakat dan menegaskan pentingnya peran warga dalam membantu penanganan darurat.

“Kami mengapresiasi masyarakat yang responsif melaporkan peristiwa ini melalui layanan 110. Kami mengimbau warga untuk tidak ragu menghubungi kepolisian bila mengetahui adanya kondisi darurat, termasuk apabila menemukan seseorang dalam keadaan tidak berdaya atau diduga meninggal dunia. Penanganan cepat sangat penting untuk memastikan kebenaran informasi dan menjaga keamanan lingkungan,” ujarnya.

Kapolres menambahkan, sinergi antara masyarakat dan kepolisian merupakan kunci dalam menciptakan lingkungan yang aman dan tanggap terhadap kejadian darurat.

“Kami harap masyarakat dapat terus berperan aktif. Layanan 110 tersedia 24 jam dan dapat digunakan untuk melaporkan kejadian apa pun yang memerlukan kehadiran petugas,” imbuhnya.

Saat ini, jenazah korban telah dievakuasi ke RSUD Kudungga untuk dilakukan visum et repertum. (qie)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini

Maaf Untuk Copy Berita Silahkan Hubungi Redaksi Kami!