INDEKS MEDIA KALTIM

Berita Hari Ini di Kalimantan Timur (Kaltim)

Soal Sawit dan Hunian, Pemkab Kutim Tindaklanjuti Arahan Presiden Prabowo

admin - 8900 views
Bupati Kutai Timur, H. Ardiansyah Sulaiman.

KUTIM,INDEKSMEDIA.ID – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) menindaklanjuti sejumlah arahan Presiden Prabowo Subianto yang disampaikan dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026.

Bupati Kutim, H. Ardiansyah Sulaiman menyampaikan, pemerintah daerah telah melakukan kajian awal untuk mengadopsi berbagai kebijakan strategis pusat ke dalam program pembangunan daerah.

Salah satu arahan presiden yang kini didalami adalah program gentengisasi. Menurut Ardiansyah, program tersebut relevan diterapkan di Kalimantan, termasuk Kutim, yang memiliki material bangunan lokal seperti sirap.

“Yang pertama kali saya panggil itu kepala dinas terkait sehubungan program seribu rumah layak huni. Mudah-mudahan ini sudah bisa kita gunakan,” ujarnya, Senin (9/1/2026).

Selain sektor perumahan, perhatian juga diarahkan pada potensi bencana hidrometeorologi. Pemerintah daerah diminta tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap cuaca ekstrem sesuai peringatan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

“Masing-masing daerah harus memikirkan mitigasi, bagaimana keluar dari itu,” tegas Ardiansyah.

Dia menambahkan, persoalan sosial seperti stunting, kemiskinan, dan kesehatan masih menjadi agenda prioritas di Kutim. Program nasional, termasuk BPJS Kesehatan, akan terus dimaksimalkan untuk mendukung pelayanan kesehatan masyarakat.

“Program-program strategis terkait dengan sosial, kemanusiaan, kesehatan, ini keniscayaan bagi semua daerah,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Ketua DPW PKS Kaltim itu juga mengungkapkan arahan Presiden Prabowo mengenai besarnya potensi industri kelapa sawit nasional. Dia menilai hal tersebut sejalan dengan posisi Kutim sebagai salah satu daerah penghasil sawit terbesar di Kalimantan Timur.

“Sawit itu jangan hanya dihubungkan dengan minyak goreng. Sawit solusi untuk biodiesel, kosmetik, kesehatan. Ada 100 turunan sawit. Kalau ini jadi komoditas utama, masa depan kita sangat baik,” jelasnya.

Ardiansyah mengungkapkan, dirinya menjadi salah satu yang paling antusias saat presiden memaparkan potensi sawit nasional. Pasalnya, Kutim telah lama menyiapkan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Meloy sebagai pusat industri pengolahan sawit.

“Kita menunggu kunjungan gubernur untuk evaluasi. Ketua KEK itu gubernur, jadi kita tunggu arahan selanjutnya,” imbuhnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini

Maaf Untuk Copy Berita Silahkan Hubungi Redaksi Kami!