Sepanjang Oktober-Desember 2024 Polres Kutai Timur Sita 1 Kilogram Sabu, Harganya Bikin Syok
KUTIM,INDEKSMEDIA.ID – Polres Kutai Timur menggelar konferensi pers terkait keberhasilan pengungkapan tujuh kasus peredaran narkotika sejak Oktober hingga Desember 2024.
Dalam konferensi pers yang dipimpin Kapolres Kutai Timur, AKBP Chandra Hermawan, disampaikan pihaknya berhasil mengamankan sembilan tersangka beserta barang bukti sabu dengan total berat lebih dari satu kilogram.
Menurut Kapolres, pengungkapan kasus ini bermula dari laporan masyarakat terkait peredaran narkoba di Kecamatan Sangatta Utara, Kaubun, Kongbeng, dan Muara Wahau.
Setelah melakukan serangkaian penyelidikan, Polres berhasil meringkus sembilan tersangka dari berbagai lokasi.
“Sejak Oktober hingga Desember 2024, kami telah mengungkap tujuh laporan polisi (LP). Barang bukti sabu yang kami amankan kurang lebih 1.000 gram atau 1 Kilogram lebih,” ujar AKBP Chandra.
Adapun para pelaku masing-masing berinisial S, DS, ON, AS, LY, WF, IA, IM, dan NA yang merupakan seorang wanita.
“Sebagian besar tersangka ini berperan sebagai pengedar, dan kasus ini masih dalam tahap pendalaman untuk mengungkap jaringan lebih luas, termasuk keberadaan bandar besar,” tegas Kapolres.
Perwira dua melati di pundak itu menjelaskan berdasarkan penyelidikan, sabu-sabu yang diedarkan di wilayah Kutai Timur berasal dari Samarinda, yang disuplai melalui jalur Berau dan diduga kuat berasal dari wilayah perairan Malaysia, melalui Kalimantan Utara.
“Harga pasarannya sekitar Rp 1,5 juta per gram. Jadi bila dijumlahkan kira-kira harga sabu ini Rp 1,5 miliar lebih. Saat ini, kami terus menyelidiki jaringan pemasok utama untuk menangkap bandar besarnya,” terangnya.
Untuk itu, Kapolres Kutai Timur mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam memberantas peredaran narkotika dengan memberikan informasi kepada pihak kepolisian jika menemukan aktivitas mencurigakan.
“Kami sangat mengharapkan informasi dari masyarakat. Kolaborasi ini sangat penting untuk menekan peredaran narkoba yang menjadi ancaman serius di wilayah kita,” imbuhnya. (wulan)



Tinggalkan Balasan