INDEKS MEDIA KALTIM

Berita Hari Ini di Kalimantan Timur (Kaltim)

Polemik Mobil Dinas di Kaltim, Andi Harun Sebut Mobil Defender Samarinda Status Sewa

admin - 1,36400 views
Mobil Dinas Wali Kota Samarinda, Andi Harun Land Cruiser Defender.

SAMARINDA,INDEKSMEDIA.ID – Polemik pengadaan mobil dinas kepala daerah di Provinsi Kalimantan Timur tengah ramai diperbincangkan di media sosial. Sorotan publik muncul setelah Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud sebelumnya diketahui melakukan pengadaan mobil dinas senilai Rp8,5 miliar di tengah kebijakan efisiensi anggaran.

Di tengah isu tersebut, kendaraan yang digunakan Wali Kota Samarinda, Andi Harun, juga ikut menjadi perhatian publik.

Menanggapi hal itu, Andi Harun menegaskan kendaraan dinas resmi yang melekat pada jabatan Wali Kota Samarinda hanya satu unit, yakni sedan Toyota Camry yang telah digunakan sejak masa kepemimpinan wali kota sebelumnya.

“Mobil dinas Wali Kota itu resminya cuma satu. Mobil sedan ini masih peninggalan zamannya Pak Syaharie Jaang,” ujar Andi Harun.

Dia menjelaskan, selain sedan tersebut, pemerintah kota juga memiliki satu kendaraan operasional lapangan berupa double cabin Toyota Hilux yang digunakan untuk menunjang aktivitas di lapangan.

Terkait kendaraan jenis Land Rover Defender yang belakangan ramai dibicarakan di media sosial, Andi Harun menegaskan mobil tersebut bukan merupakan kendaraan yang dibeli Pemerintah Kota Samarinda.

“Mobil Defender itu statusnya sewa dan peruntukannya adalah mobil tamu. Kadang saya pakai sesekali jika harus mendatangi lokasi lapangan yang medannya tidak memungkinkan untuk sasis mobil sedan masuk,” jelasnya.

Menurutnya, dalam nomenklatur pemerintah daerah kendaraan tersebut tercatat sebagai mobil tamu VIP yang digunakan untuk melayani tamu penting yang berkunjung ke Samarinda.

“Di nomenklatur tertulis mobil tamu VIP. Itu untuk pelayanan tamu karena kita memang sebelumnya tidak punya. Dan ini sudah ada sejak 2022, bukan pengadaan baru di tahun 2024 atau 2025,” katanya.

Dia juga menambahkan penggunaan kendaraan tersebut bersifat situasional, terutama ketika harus mengunjungi lokasi dengan kondisi medan yang sulit dijangkau kendaraan sedan.

“Misalnya mendatangi lokasi yang tidak memungkinkan sedan masuk, maka pakai Defender. Kalau mobil tamu dipakai sesekali kan tidak apa-apa, apalagi itu statusnya sewa, bukan beli,” pungkasnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini

Maaf Untuk Copy Berita Silahkan Hubungi Redaksi Kami!