Persija Jakarta Paling Produktif, PSM Makassar Bangkit Ditangan Tomas Trucha
JAKARTA, INDEKSMEDIA.ID — Persija Jakarta menutup Pekan Ke-13 BRI Super League 2025/26 dengan pernyataan tegas, tim paling produktif sejauh musim ini berjalan.
Kemenangan 3-1 atas Persik Kediri di Stadion Manahan, Solo, Kamis (20/11), membawa Macan Kemayoran kukuh sebagai tim tertajam jelang Pekan Ke-14.
Dari 12 pertandingan, tim asuhan Marcio Sousa telah mencetak 25 gol, jumlah terbanyak di antara 18 tim peserta liga. Di sisi lain, pertahanan Persija kebobolan 12 gol, angka yang masih cukup seimbang untuk tim agresif seperti mereka.
Kontribusi terbesar datang dari penyerang Brasil, Emaxwell Souza de Lima, yang telah mengemas 9 gol dan menempatkannya di posisi tiga besar daftar top skor liga. Di bawah Maxwell, kontribusi gol Persija tersebar merata.
Eksel Runtukahu persembahkan 4 gol, Allano dengan 4 gol. Sementara 8 pemain lain menyumbang 1 gol, seperti: Van Basty Sousa, Witan Sulaeman, Gustavo Franca, Gustavo Almeida, Rizky Ridho, Jordy Amat, Dony Tri Pamungkas, dan satu pemain lainnya.
Satu-satunya klub yang mendekati produktivitas Persija adalah Borneo FC Samarinda dengan 24 gol dari 11 laga.
Pada Jumat (28/11/2025) nanti, Persija akan menjamu PSIM Yogyakarta di Stadion Gelora Bung Karno. Dengan produktivitas gol yang mengalir deras, publik menantikan apakah Macan Kemayoran bakal kembali berpesta gol di hadapan The Jakmania.
PSM Makassar Bangkit Bersama Tomas Trucha
Sementara itu, dari Timur Indonesia, PSM Makassar mulai memperlihatkan kebangkitan signifikan setelah kedatangan pelatih anyar, Tomas Trucha. Pelatih asal Republik Ceko itu menjadi pengganti Bernardo Tavares yang hengkang akibat masalah finansial klub.
Trucha langsung tampil mencuri perhatian dari dua pertandingan, dua kemenangan, enam gol, dan dua clean sheet.
Hasil-hasil tersebut datang dari laga pekan Ke-12: menang 1–0 di kandang Dewa United dan pekan Ke-13: menang telak 5–0 atas PSBS Biak di Stadion BJ Habibie, Parepare
Di tangan Trucha, PSM tampil berbeda 180 derajat. Jika sebelumnya identik dengan counter attack, kini Juku Eja tampil sebagai tim lebih dominan menguasai bola, membangun serangan dari lini belakang, dan agresif melakukan high press setiap kehilangan bola.
Transformasi ini membuat PSM tampil lebih cair dan berani memegang kendali permainan.
Kinerja impresif tersebut membuat Tomas Trucha dinobatkan sebagai Pelatih Terbaik Pekan Ke-13.
“Kerja tim. Pemain dan semua staf ada di belakang ini,” ucap Trucha singkat setelah kemenangan besar atas PSBS.
PSM kini bersiap menantang Persis Solo. Laskar Sambernyawa tengah berjuang keluar dari zona merah dan diprediksi tampil ngotot. Laga ini menjadi ujian ketajaman sekaligus konsistensi bagi Trucha dan pasukannya.



Tinggalkan Balasan