Peringatan Maulid Nabi, Syamsul Arif Ajak Generasi Muda Kutai Timur Aktif di Majelis Shalawat
SANGATTA, INDEKSMEDIA.ID — Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang diperingati setiap 12 Rabiul Awal menjadi momentum untuk kembali mengingat dan meneladani akhlak serta perilaku Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari.
Bendahara Umum DPD KNPI Kutai Timur, Syamsul Arif, mengajak masyarakat, khususnya generasi muda di Kutai Timur, untuk menjadikan peringatan Maulid Nabi sebagai momentum meningkatkan kecintaan kepada Rasulullah SAW dengan memperbanyak perbuatan baik.
Menurutnya, keteladanan Nabi Muhammad SAW tidak hanya diwujudkan melalui peringatan hari kelahirannya, tetapi juga dengan menerapkan sifat dan perilaku beliau dalam kehidupan bermasyarakat.
“Memperingati hari kelahiran Nabi Muhammad SAW ini tentu menjadi momentum bagi kita untuk meneladani perilaku beliau. Bagaimana beliau mengajarkan kebaikan, kepedulian, kejujuran, dan kasih sayang kepada sesama,” ujar Syamsul, Selasa (25/8/2026).
Ia bersyukur karena di Kutai Timur, khususnya Sangatta, terdapat banyak majelis shalawat yang menjadi ruang bagi masyarakat untuk memperdalam kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW.
“Alhamdulillah, di Kutai Timur, khususnya di Sangatta, banyak majelis-majelis shalawat. Tentu ini sangat baik karena bisa menambah kecintaan kita kepada Nabi Muhammad SAW,” katanya.
Syamsul juga berharap semakin banyak anak muda di Kutai Timur, terutama di Sangatta, yang tertarik mengikuti dan menghadiri majelis shalawat.
“Harapan saya, anak-anak muda di Kutai Timur, khususnya Sangatta, semakin banyak yang mengikuti atau menghadiri majelis-majelis shalawat. Dari sana kita bisa belajar mengenal Rasulullah lebih dekat dan menerapkan nilai-nilai kebaikan yang beliau ajarkan,” tuturnya.
Ia menilai keterlibatan generasi muda dalam kegiatan keagamaan juga dapat menjadi salah satu cara membangun lingkungan sosial yang positif serta mendorong anak muda untuk lebih aktif dalam kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat.
Syamsul berharap semangat memperingati Maulid Nabi tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi dapat diwujudkan melalui perbuatan baik dan kepedulian terhadap sesama dalam kehidupan sehari-hari.



Tinggalkan Balasan