Patah Sayap Dihantam Ombak, Nelayan dan Perahu Mancing Berhasil Dievakuasi dari Teluk Lombok Kutim
SANGATTA, INDEKSMEDIA.ID — Dua orang nelayan yang sebelumnya dilaporkan mengalami insiden perahu terbalik saat memancing di perairan Teluk Lombok, Kecamatan Sangatta Utara, Kabupaten Kutai Timur, Kalimantan Timur, Kamis (8/1/2026) dini hari, akhirnya ditemukan dalam kondisi selamat.
Kedua nelayan tersebut berhasil dievakuasi oleh Satuan Polisi Air dan Udara Polres Kutai Timur setelah sempat hilang kontak akibat cuaca buruk yang melanda perairan Teluk Lombok.
Kasat Polairud Polres Kutim, Sudarwanto, menjelaskan peristiwa bermula saat kapal pemancing bertolak dari Sungai Sangatta menuju lokasi memancing. Namun di tengah perjalanan, kapal mengalami gangguan akibat angin kencang dan gelombang tinggi.
“Informasi yang kami terima dari pelapor menyebutkan bahwa Hasanudin sempat mengabari rekannya jika perahu yang digunakan mengalami patah pada bagian sayap kanan akibat angin kencang dan ombak besar,” ujar AKP Sudarwanto.
Dalam komunikasi terakhirnya, Hasanudin juga sempat mengirimkan titik koordinat lokasi kejadian di posisi 0°21.8104’ Lintang Utara dan 117°37.8040’ Bujur Timur, wilayah perairan Teluk Lombok. Setelah pukul 00.45 WITA, kedua nelayan tersebut tidak lagi dapat dihubungi.
Menindaklanjuti laporan tersebut, personel Polairud Kutai Timur langsung dikerahkan ke lokasi untuk melakukan pencarian di sekitar titik koordinat yang dilaporkan.
Upaya pencarian membuahkan hasil setelah kedua korban dan perahu ditemukan dan dievakuasi ke daratan dalam keadaan selamat.
Usai dievakuasi, para nelayan dibawa ke lokasi yang aman untuk mendapatkan penanganan awal.
Sementara itu, Kapolres Kutai Timur Fauzan Arianto mengapresiasi respons cepat jajaran Satpolairud dalam penanganan kejadian tersebut.
“Kecepatan dan ketepatan tindakan anggota di lapangan sangat menentukan keselamatan korban. Saya mengapresiasi dedikasi personel Polairud yang sigap melakukan pencarian dan penyelamatan,” ujar AKBP Fauzan Arianto.
Kapolres juga mengimbau masyarakat, khususnya nelayan dan pemancing, agar selalu memperhatikan prakiraan cuaca sebelum melaut serta melengkapi diri dengan alat keselamatan standar guna mencegah kecelakaan laut.



Tinggalkan Balasan