INDEKS MEDIA KALTIM

Berita Hari Ini di Kalimantan Timur (Kaltim)

Musrenbang RKPD, Pemkab Kutim Sinkronisasi Program dan Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi

admin - 11700 views

KUTIM,INDEKSMEDIA.ID – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tahun 2026 dalam rangka penyusunan Rancangan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2027. Kegiatan ini berlangsung di Ruang Meranti, Kantor Bupati Kutai Timur, Selasa (7/4/2026).

Musrenbang kali ini mengusung tema Transportasi ekonomi berkelanjutan melalui penguatan infrastruktur dan sumber daya manusia yang berdaya saing menuju Kutai Timur sejahtera.

Wakil Bupati Kutai Timur, H. Mahyunadi, mengatakan pemerintah daerah telah berupaya menyelaraskan rencana pembangunan tahun 2027 dengan kondisi yang terjadi pada tahun 2026.

“Kita sudah mampu mengsingkronkan apa yang menjadi rencana pembangunan pemerintah daerah 2027 berdasarkan fakta-fakta yang ada di 2026 ini,” ujar Mahyunadi.

Dia menambahkan, pemerintah daerah juga akan melakukan langkah lanjutan untuk memitigasi kondisi pertumbuhan ekonomi daerah yang dinilai belum optimal.

“Kami ingin rapat dengan tim untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi berdasarkan RPJMD Kabupaten Kutai Timur. Tahun 2027 itu, pertumbuhan ekonomi harus 10,71. Untuk mengejar itu, kita rumuskan agar tidak hanya jadi angka di atas kertas,” jelasnya.

Menurutnya, peningkatan pertumbuhan ekonomi tidak hanya bergantung pada kemampuan fiskal daerah, tetapi juga pada aktivitas ekonomi masyarakat.

Karena itu, Pemkab Kutai Timur berupaya memperkuat berbagai sektor yang langsung bersentuhan dengan masyarakat, seperti pengembangan sumber daya manusia, UMKM, serta pembangunan infrastruktur.

“Seperti pembangunan sumberdaya manusia, pembangunan UMKM, Infrastruktur,” terangnya.

Mantan Ketua DPRD Kutim itu juga mengakui kemampuan fiskal daerah saat ini mengalami penurunan dibandingkan sebelumnya, sehingga pemerintah harus lebih aktif mencari sumber pendanaan lain.

Dia pun menegaskan pemerintah daerah tidak bisa lagi bergantung pada kekuatan APBD semata.

“Dulu mungkin kita manja karena APBD kita bagus, cuma saat ini kita tidak boleh lagi. Kita harus bergegas,” imbuhnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini

Maaf Untuk Copy Berita Silahkan Hubungi Redaksi Kami!