Musrenbang Kecamatan Sangkulirang, Ini Usulan untuk Pembangunan Kutai Timur 2027
KUTIM,INDEKSMEDIA.ID – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kecamatan Sangkulirang dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kutim Tahun 2027. Kegiatan berlangsung di Gedung Serbaguna Kantor Camat Sangkulirang, Rabu (4/2/2026).
Camat Sangkulirang, Cipto Bintoro, mengatakan Musrenbang kecamatan merupakan tahapan lanjutan dari Musrenbang desa yang telah dilaksanakan di seluruh desa di wilayah Sangkulirang.
“Musrenbang desa telah dilaksanakan di 15 desa pada 5 sampai 15 Januari 2026 sesuai edaran Bappeda Kutai Timur. Dari sana dihimpun usulan prioritas yang dibawa ke Musrenbang kecamatan,” ujar Cipto.
Dia menjelaskan, usulan pembangunan difokuskan pada tiga sektor utama, yakni infrastruktur, peningkatan sumber daya manusia, dan penguatan ekonomi masyarakat.
Sejumlah usulan prioritas disampaikan dalam forum tersebut. Di antaranya pembangunan lanjutan dan penataan kawasan Kantor Camat Sangkulirang yang meliputi pagar, tamanisasi, rehabilitasi gedung, serta pembangunan rumah jabatan atau guest house. Renovasi Kantor Koramil Sangkulirang juga masuk dalam daftar usulan.
Selain itu, peningkatan jalan di kawasan ibu kota kecamatan menjadi perhatian, khususnya Jalan Suryanata dan Jalan Imam Bonjol yang kerap tergenang saat hujan. Akses jalan menuju kawasan Tanjung Keramat, Jalan Masjid Arrahman, dan Jalan R.A. Kartini juga diusulkan untuk ditingkatkan.
Usulan lainnya meliputi peningkatan jalan Simpang Tiga Maloy–Romdang, perbaikan jalan poros antar desa sebagai bagian dari program unggulan kepala daerah, serta pemasangan jaringan listrik PLN bagi desa-desa di wilayah seberang.
Di sektor ekonomi, Kecamatan Sangkulirang mengusulkan pengadaan lahan dan pembangunan Pasar Baru Sangkulirang, pengadaan lahan terminal di kawasan Dermaga Tanjung Plamak, serta renovasi Dermaga Pasar Sangkulirang.
Sementara di sektor kesehatan, pembangunan dan peningkatan fasilitas layanan kesehatan diusulkan untuk mendukung percepatan penurunan stunting dan peningkatan kualitas pelayanan.
“Kami berharap usulan-usulan prioritas ini dapat diakomodasi dalam RKPD Kutai Timur Tahun 2027 demi peningkatan kesejahteraan masyarakat Sangkulirang,” kata Cipto.
Sementara itu, perwakilan Bappeda Kutai Timur, Kepala Bidang Pemerintahan dan Pembangunan Manusia (PPM) Mitha Ferdina, menyampaikan bahwa Musrenbang Kecamatan Sangkulirang merupakan bagian penting dalam proses penyusunan RKPD 2027.
“Fokus pembangunan ke depan diarahkan pada penguatan infrastruktur, peningkatan kualitas sumber daya manusia, dan transformasi ekonomi yang berkelanjutan,” ujarnya.
Dia juga menyampaikan bahwa pada tahun 2026 terdapat 365 program dan kegiatan pembangunan yang dilaksanakan di Kecamatan Sangkulirang, tersebar di 15 desa.
“Ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam mendorong pembangunan yang merata,” jelas Mitha.
Musrenbang Kecamatan Sangkulirang dihadiri anggota DPRD Kutai Timur Ardiansyah (PKS), Aldryansyah (NasDem), Shabaruddin (Gelora), dan Ahmad Sulaiman (Demokrat). Hadir pula Kepala Dinas Kesehatan Kutim Yuwana Sri Kurniawati, perwakilan Bappeda, RSUD Sangkulirang, BLUD Sangkulirang, unsur Korwil, KUA, serta perangkat daerah dan undangan lainnya. (*)



Tinggalkan Balasan