INDEKS MEDIA KALTIM

Berita Hari Ini di Kalimantan Timur (Kaltim)

Koordinasi Antar Kapal Kacau, Tongkang dan Tugboat Hantam Keramba-Rumah Warga di Sungai Mahakam: Begini Kronologinya

Jibril Daulay Jibril Daulay - 12200 views
Sebuah ponton BG RMN 381 yang ditarik tugboat TB KSA 52 menabrak rumah dan keramba milik warga di Tanjung Berhala RT 12, Desa Loa Kulu Kota, Kecamatan Loa Kulu, Kabupaten Kutai Kartanegara (foto: Polairut Polda Kaltim)

TENGGARONG, INDEKSMEDIA.ID — Insiden kecelakaan kapal kembali terjadi di perairan Sungai Mahakam. Sebuah ponton BG RMN 381 yang ditarik tugboat TB KSA 52 menabrak rumah dan keramba milik warga di Tanjung Berhala RT 12, Desa Loa Kulu Kota, Kecamatan Loa Kulu, Kabupaten Kutai Kartanegara, Minggu (4/1/2026) sekitar pukul 19.10 WITA.

Berdasarkan laporan Direktorat Polisi Perairan dan Udara Polda Kalimantan Timur, kejadian bermula saat TB KSA 52 berlayar dari arah hulu Sungai Mahakam dengan menarik tongkang BG RMN 381. Di depan kapal tersebut, juga melintas TB Danny 88 dengan arah pelayaran yang sama.

Pada saat bersamaan, kapal Ferry 20 yang membawa tongkang minyak datang dari arah hilir menuju hulu dan secara tiba-tiba memotong jalur pelayaran TB KSA 52 tanpa adanya koordinasi terlebih dahulu.

Untuk menghindari tabrakan dengan Ferry 20, nahkoda TB KSA 52 melakukan manuver ke kanan. Namun, akibat arus Sungai Mahakam yang deras serta kondisi air pasang dengan debit tinggi, tongkang BG RMN 381 terseret ke arah kanan mendekati keramba dan permukiman warga.

Upaya pengendalian dan penarikan kembali tongkang tidak membuahkan hasil karena jarak sudah terlalu dekat. Akibatnya, tongkang menabrak keramba ikan dan rumah warga di bantaran sungai.

Sedikitnya sepuluh warga mengalami kerugian materil dalam insiden tersebut, masing-masing Ramli, Ismail, Kanen, Arum, Kasma, Rudi, Idil, Edi, Madan, dan Sanusi. Kerusakan meliputi ratusan unit keramba ikan yang rusak dan hanyut, serta kerusakan bangunan rumah warga. Bahkan, satu unit rumah dilaporkan hanyut dan tenggelam beserta perabot rumah tangga dan barang elektronik di dalamnya.

Dalam peristiwa ini tidak terdapat korban jiwa. Kondisi cuaca saat kejadian dilaporkan cerah, namun arus Sungai Mahakam dalam kondisi deras akibat tingginya debit air.

Menindaklanjuti kejadian tersebut, personel kepolisian perairan telah mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) untuk melakukan pengamanan lokasi serta mengumpulkan keterangan saksi-saksi guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut. Hingga kini, total kerugian materil masih dalam proses pendataan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini

Maaf Untuk Copy Berita Silahkan Hubungi Redaksi Kami!