INDEKS MEDIA KALTIM

Berita Hari Ini di Kalimantan Timur (Kaltim)

Kejar Sekolah Rakyat, Mensos Dijadwalkan Tinjau Lokasi di Sangatta

admin - 5300 views
Wakil Bupati Kutai Timur, H. Mahyunadi.

KUTIM,INDEKSMEDIA.ID – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur bergerak untuk merealisasi program Sekolah Rakyat sebagai solusi pemerataan akses pendidikan. Tahapan awal yang akan dilakukan adalah peninjauan langsung lokasi Menteri Sosial.

Wakil Bupati Kutim, H. Mahyunadi, memastikan komunikasi dengan pemerintah pusat telah berjalan dan mendapat respons positif.

“Alhamdulillah, Menteri Sosial menyatakan secepat mungkin akan survei ke Sangatta untuk penetapan Sekolah Rakyat di Kutim,” ujar Mahyunadi belum lama ini.

Dia menilai kebutuhan sekolah berasrama di Kutim bukan lagi wacana, melainkan kebutuhan mendesak. Dengan bentang wilayah mencapai 35.747,50 kilometer persegi, distribusi sekolah menengah atas belum menjangkau seluruh desa.

Kondisi tersebut berdampak pada keberlanjutan pendidikan anak-anak di sejumlah kecamatan. Banyak lulusan SMP tidak melanjutkan pendidikan karena jarak dan biaya menjadi penghalang utama.

“Karena tidak ada SMA di desanya, harus merantau ke ibu kota. Tidak semua memiliki biaya dan keluarga di sini, akhirnya tidak melanjutkan sekolah. Ini yang ingin kita atasi,” jelasnya.

Sekolah Rakyat yang direncanakan akan mengusung sistem terpadu, mulai dari jenjang dasar hingga menengah atas dalam satu kawasan.

Fasilitas asrama menjadi bagian penting dari konsep tersebut, agar siswa dari wilayah terpencil dapat menetap selama menempuh pendidikan.

“Sekolah ini berorientasi pada pendidikan menetap, ada asrama dan jenjangnya dari SD sampai SMA. Harapannya, angka putus sekolah di Kutim bisa ditekan sekecil mungkin,” katanya.

Sebagai bentuk kesiapan, pemerintah daerah telah mengalokasikan lahan sekitar delapan hektare untuk pembangunan fisik sekolah. Jika proposal disetujui pusat, nilai anggaran diperkirakan melampaui Rp100 miliar.

Sementara menanti proses dari pemerintah pusat, Pemkab Kutim tidak tinggal diam. Program rintisan Sekolah Rakyat akan dijalankan dengan memanfaatkan bangunan yang belum difungsikan secara maksimal.

“Kita siapkan gedung yang ada di sini. Sambil menunggu Pemerintah Pusat membiayai sekolah rakyat itu. Mohon doa kepada masyarakat,” pungkasnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini

Maaf Untuk Copy Berita Silahkan Hubungi Redaksi Kami!