INDEKS MEDIA KALTIM

Berita Hari Ini di Kalimantan Timur (Kaltim)

Dua Tongkang Batu Bara Kembali Tabrak Pilar Jembatan Mahulu, Rumah Warga Ikut Rusak

Jibril Daulay Jibril Daulay - 17600 views
ilustrasi kapal tongkang batu bara di sungai Mahakam, Samarinda, Kaltim (

SAMARINDA, INDEKSMEDIA.ID — Dua unit tongkang bermuatan batu bara kembali menabrak pilar Jembatan Mahulu, Samarinda, pada Minggu (4/1/2026) dini hari. Insiden tersebut terjadi sekitar pukul 01.30 WITA di Perairan Sungai Mahakam, tepatnya di sekitar Jembatan Mahulu pada koordinat 0°33′21″ N, 117°05′01″ E.

Dua tongkang yang terlibat dalam kejadian tersebut masing-masing bernama Roby 311 dan Danny 95. Sebelum menabrak pilar jembatan, kedua tongkang tersebut dilaporkan lebih dahulu menghantam rumah warga di Jalan Cipto Mangunkusumo, Kelurahan Harapan Baru, Kecamatan Loa Janan Ilir, Kota Samarinda.

Menerima laporan dari masyarakat, Satpolairud Polresta Samarinda bersama Pamapta I Polresta Samarinda langsung menuju lokasi untuk melakukan penanganan awal. Kegiatan di lapangan dipimpin oleh Kasubnit Lidik Unit Gakkum Satpolairud Polresta Samarinda Ipda Reza Setiawan dan Pamapta I Polresta Samarinda Ipda Rifqhi Sactio Pratama.

Hingga berita ini diturunkan, garis polisi masih terpasang di sekitar rumah warga terdampak, termasuk rumah milik Ribut Waluyo dan beberapa rumah lainnya di Jalan Cipto Mangunkusumo. Sisa bangunan dapur yang ambruk terlihat masih menggantung di tepi sungai, sementara sebagian perabotan rumah tangga dilaporkan hanyut terbawa arus Sungai Mahakam.

Satpolairud Polresta Samarinda saat ini masih melakukan pendalaman terkait dugaan pelanggaran prosedur manuver kapal. Berdasarkan keterangan awal, diduga terjadi kegagalan koordinasi antara Tugboat Bloro 7 dan Tugboat Raja Laksana 166 saat menghadapi arus sungai yang meningkat.

Kapolresta Samarinda melalui Unit Gakkum Satpolairud menyatakan akan memanggil pihak agen pelayaran serta pemilik muatan untuk dimintai pertanggungjawaban materiil atas kerusakan yang dialami warga.

Sementara itu, arus lalu lintas di atas Jembatan Mahulu masih dibuka secara terbatas bagi kendaraan ringan sambil menunggu hasil pemeriksaan kelayakan struktur jembatan secara menyeluruh.

Peristiwa serupa juga terjadi pada pada 23 Desember 2025 lalu. Satu tongkang yang menabrak pilar jembatan yang menyebabkan pengelupasan beton membuat aktivitas pelayaran dengan muatan besar sangat berisiko.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini

Maaf Untuk Copy Berita Silahkan Hubungi Redaksi Kami!