INDEKS MEDIA KALTIM

Berita Hari Ini di Kalimantan Timur (Kaltim)

Banyak Kendaraan Rusak Usai Isi BBM, Ketua KNPI Kutim Minta Disperindag Selidiki SPBU Nakal

Chaliq | Jumlah pembaca: 13000 views
Ketua KNPI Kutai Timur, Avivurrahman.

KUTIM,INDEKSMEDIA.ID – Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kutai Timur (Kutim), Avivurahman Al-Ghazali, mengungkapkan banyak keluhan masyarakat mengenai BBM bermasalah yang beredar di SPBU wilayah Kutai Timur.

Keluhan ini khususnya datang dari anggota KNPI yang mengalami masalah pada kendaraan mereka setelah mengisi BBM jenis Pertamax.

Menurut Avivurahman, beberapa pengguna motor di wilayah tersebut mendapati kendaraannya mengalami kerusakan setelah mengisi BBM yang diduga bercampur dengan zat lain.

Hal ini menimbulkan keresahan di masyarakat, terutama dalam menentukan tempat pengisian BBM yang aman.

“Ada beberapa teman-teman yang mengalami permasalahan pada motor kendaraannya, karena setelah mengisi BBM Pertamax yang disinyalir ada campuran membuat motor mereka rusak,” ujarnya, Kamis (3/4/2025).

Untuk itu, KNPI Kutai Timur meminta Pemerintah Daerah, khususnya Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), segera turun tangan melakukan penyelidikan SPBU yang diduga melakukan pengoplosan.

“Prinsipnya, KNPI meminta kepada Pemerintah Daerah khususnya instansi terkait Dinas Perindustrian dan Perdagangan untuk turun melakukan penyelidikan terhadap SPBU yang diduga pengoplosan,” kata Avivurahman.

Kendati begitu, Avivurahman menegaskan bahwa dugaan ini masih perlu pembuktian lebih lanjut. Menurutnya, SPBU pada dasarnya hanya menerima pasokan BBM dari Pertamina Patraniaga sebelum menjualnya ke masyarakat.

“Itu kan kita juga belum bisa kita pastikan pengoplosan atau seperti apa. Prinsipnya mereka hanya menerima barang dari Pertamina Patraniaga, dimasukkan ke SPBU mereka, setelah dijual,” ujarnya.

KNPI Kutai Timur juga mengungkapkan masyarakat kini merasa ragu dalam mengisi BBM karena beredarnya informasi yang belum jelas. Oleh sebab itu, diperlukan tindakan cepat agar situasi tidak semakin gaduh.

“Masyarakat juga was-was nih isi BBM, mau ngisi BBM karena banyak informasi yang tidak pasti buat kita ragu. Ini tolong disikapi untuk memastikan kelayakan SPBU atau seperti apa,” tegasnya.

Lebih lanjut, dia juga mendorong Disperindag untuk menindak tegas jika ditemukan pelanggaran di SPBU yang menjual BBM bermasalah. Avivurahman menegaskan pihaknya siap bekerja sama dengan pemerintah untuk turun langsung ke lapangan guna memastikan kualitas BBM yang beredar di masyarakat, khususnya di wilayah Sangatta.

“Tapi kalau memang juga ada pelanggaran, Disperindag juga harus menindak tegas SPBU yang menjual BBM bermasalah, dan KNPI siap bekerjasama dengan pemerintah untuk turun ke lapangan memastikan kualitas BBM yang beredar di masyarakat khususnya di Sangatta ini memang layak,” tutupnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini