INDEKS MEDIA KALTIM

Berita Hari Ini di Kalimantan Timur (Kaltim)

Pasar Ramadan Digelar di Bahu Jalan, Ini Alasan Camat Sangatta Utara Beri Restu

admin - 10700 views

KUTIM,INDEKSMEDIA.ID – Pasar Ramadan di sisi jalan depan Kantor Camat Sangatta Utara akhirnya mendapat penjelasan. Walau sempat disoal karena menyangkut aturan trotoar dan potensi gangguan arus kendaraan, pihak kecamatan tetap melanjutkannya dengan alasan mendukung geliat usaha mikro dan kecil.

Camat Sangatta Utara, Hasdiah, memastikan Pasar Ramadan bukan agenda dadakan. Kegiatan ini, kata dia, sudah memasuki tahun ketiga pelaksanaan.

Tahun ini, pelaksanaannya dipercayakan kepada KNPI sebagai panitia, sementara kecamatan hanya berperan sebagai fasilitator.

“Ini sudah berjalan tiga tahun. Tahun ini kami bekerja sama dengan KNPI sebagai panitia pelaksana. Kecamatan memfasilitasi saja,” ujarnya saat dikonfirmasi, Jum’at (20/2/2026).

Keputusan tetap menggunakan bahu jalan disebut bukan tanpa evaluasi. Sebelumnya, lokasi Pasar Ramadan sempat dipindahkan ke dalam area Kantor Camat. Namun hasilnya dinilai tidak efektif karena minim pengunjung dan transaksi.

“Pernah dicoba di dalam, tapi pengunjungnya kurang. Masyarakat meminta agar tetap di bahu jalan depan kantor camat. Alhamdulillah, setelah komunikasi dengan pihak terkait, mendapat dukungan,” jelasnya.

Menurut Hasdiah, aspirasi masyarakat menjadi salah satu pertimbangan utama. Lokasi di tepi jalan dinilai lebih strategis dan mudah dijangkau warga yang melintas menjelang waktu berbuka puasa.

Meski demikian, Hasdiah tidak menampik adanya protes dari sebagian warga. Namun dia menegaskan, kebijakan ini bersifat khusus dan temporer.

“Karena ini event Ramadan yang hanya setahun sekali, kami memberikan ruang agar pelaku usaha kecil bisa mempromosikan produknya. Ini juga sebagai ajang promosi, agar masyarakat mengenal merek-merek mereka,” terangnya.

Dia menekankan pelonggaran tersebut tidak berlaku permanen dan hanya diberikan selama momentum Ramadan.

Soal potensi kemacetan, kecamatan mengaku telah melakukan koordinasi lintas instansi. Satlantas, Satpol PP, dan Dinas Perhubungan dilibatkan untuk mengatur arus kendaraan, khususnya pada jam sibuk pukul 15.00 hingga 19.00 Wita.

“Tantangannya pasti ada. Tapi ini hanya event tahunan. Daripada pedagang berjualan tidak teratur di depan toko-toko dan menimbulkan kemacetan, lebih baik terkoordinir seperti ini,” tegasnya.

Dengan sistem terpusat, pemerintah kecamatan menilai pengawasan lebih mudah dilakukan dibanding membiarkan pedagang tersebar tanpa pengaturan.

Pasar Ramadan ini terbuka bagi seluruh pelaku UMKM di Sangatta Utara yang mendaftar. Kecamatan memastikan tidak ada pungutan biaya kepada pedagang.

Namun kebutuhan operasional ditanggung panitia, mulai dari angkut dan pemasangan tenda hingga penyediaan listrik dan air.

Tenda yang digunakan dipinjam dari Pemkab, sehingga beban biaya lebih ringan dibanding menyewa lapak komersial.

Di tengah pro dan kontra, Hasdiah berharap publik melihat kegiatan ini dari sisi ekonomi kerakyatan.

“Harapan kami, pelaku usaha kecil dan mikro bisa berkembang, dan perputaran ekonomi di Kecamatan Sangatta Utara semakin baik,” pungkasnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini

Maaf Untuk Copy Berita Silahkan Hubungi Redaksi Kami!