Verifikasi Diperketat, Pemprov Kaltim Pastikan Pencairan UKT Gratispol Tepat Sasaran
SAMARINDA,INDEKSMEDIA.ID – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) menegaskan proses verifikasi data menjadi prioritas sebelum pencairan lanjutan bantuan Uang Kuliah Tunggal (UKT) Program Gratispol Pendidikan dilakukan. Langkah ini diambil untuk memastikan bantuan benar-benar tepat sasaran bagi mahasiswa.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kaltim, M. Faisal, mengatakan pencairan tahap awal telah dilakukan untuk 21.127 mahasiswa angkatan 2025 yang kini duduk di semester dua, dengan total anggaran mencapai Rp103,14 miliar.
“Pencairan hari ini menyasar mahasiswa baru angkatan 2025 yang sudah memasuki semester genap. Totalnya 21.127 mahasiswa di PTN dan PTS se-Kaltim,” ujarnya, Senin (16/2/2026).
Namun demikian, untuk mahasiswa semester empat, enam, dan delapan, prosesnya masih dalam tahap pengecekan administrasi dan validasi data kependudukan melalui Dukcapil.
“Tahap berikutnya masih dalam verifikasi. Kami ingin memastikan seluruh data valid sebelum pencairan dilakukan,” katanya.
Dana bantuan tersebut telah disalurkan ke 57 perguruan tinggi negeri dan swasta di Kaltim. Di kelompok PTN, penerima terbesar berasal dari Universitas Mulawarman dengan 5.134 mahasiswa dan nilai bantuan lebih dari Rp25,6 miliar.
Disusul Politeknik Negeri Samarinda, Institut Teknologi Kalimantan, serta UIN Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda.
Sementara di PTS, penerima terbesar tercatat di Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur, kemudian Universitas Mulia dan Universitas Balikpapan.
Pemprov Kaltim menegaskan kehati-hatian dalam proses verifikasi dilakukan agar tidak terjadi kesalahan penyaluran anggaran.
Pemerintah ingin memastikan program Gratispol Pendidikan benar-benar membantu mahasiswa yang berhak serta mendukung keberlanjutan studi mereka di perguruan tinggi. (yah)



Tinggalkan Balasan