Wabup Kutim Kukuhkan DPPI 2025–2029, Paparkan Peran Duta Pancasila
KUTIM,INDEKSMEDIA.ID – Wakil Bupati Kutai Timur, H. Mahyunadi, mengukuhkan Duta Pancasila Paskibraka Indonesia (DPPI) Kabupaten Kutai Timur periode 2025–2029 di Ruang Meranti, Kantor Bupati Kutai Timur, Sangatta, Rabu (28/1/2026).
Dalam sambutannya, Mantan Ketua DPRD Kutai Timur itu mengapresiasi para Duta Pancasila yang telah melalui proses seleksi dan pembinaan hingga layak menjadi teladan bagi generasi muda.
“Pertama-tama, saya mengucapkan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada para Duta Pancasila Paskibraka Indonesia Kabupaten Kutai Timur yang telah dikukuhkan pada hari ini. Saudara-saudari sekalian adalah putra-putri terbaik daerah yang telah melalui proses seleksi, pembinaan, dan penggemblengan karakter, sehingga layak menjadi teladan bagi masyarakat, khususnya generasi muda, dalam mengamalkan nilai-nilai Pancasila,” ujar Mahyunadi.
Dia menegaskan, di tengah dinamika global, kemajuan teknologi, serta tantangan sosial yang semakin kompleks, peran Duta Pancasila menjadi semakin strategis.
Para anggota DPPI diharapkan mampu menjadi pelopor dalam mengarusutamakan nilai-nilai Pancasila di berbagai lingkungan, baik sekolah, organisasi kepemudaan, media sosial, maupun masyarakat luas.
“Sehingga nilai-nilai luhur bangsa tetap hidup, relevan, dan membumi,” tuturnya.
Mahyunadi juga mengaitkan penguatan ideologi Pancasila dengan kebijakan nasional di bawah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto melalui Asta Cita.
Menurutnya, pembinaan ideologi Pancasila merupakan misi utama negara yang harus didukung daerah, khususnya dalam menyiapkan generasi muda menuju Indonesia Emas 2045.
“Pemerintah Kabupaten Kutai Timur terus berkomitmen membangun sumber daya manusia yang unggul, berkarakter, berdaya saing, serta berlandaskan nilai-nilai Pancasila,” tegasnya.
Lebih lanjut, dia menekankan menjadi Duta Pancasila bukan sekadar gelar kehormatan, melainkan amanah dan tanggung jawab moral.
Para duta dituntut memiliki integritas, kedisiplinan, kepedulian sosial, serta keberanian menjadi teladan dalam sikap dan perilaku.
“Jadilah agen perubahan yang mampu menanamkan semangat persatuan, toleransi, gotong royong, serta cinta tanah air di tengah masyarakat,” ungkapnya.
Pada kesempatan itu, Mahyunadi juga mengajak seluruh pihak, mulai dari orang tua, pendidik, pembina, hingga organisasi kepemudaan, untuk terus mendukung dan mendampingi para Duta Pancasila agar peran mereka berjalan berkelanjutan dan berdampak baik bagi daerah. (*)



Tinggalkan Balasan