INDEKS MEDIA KALTIM

Berita Hari Ini di Kalimantan Timur (Kaltim)

Pembangunan Taman Balai Kota Samarinda Masuki Tahap Akhir, Jadi Ruang Publik Baru untuk Pertemuan Resmi

Jibril Daulay Jibril Daulay - 6700 views
Kepala DPUPR Kota Samarinda, Desy Damayanti. (Foto: Yah/Indeksmedia.id)

SAMARINDA, INDEKSMEDIA.ID – Pembangunan taman terpadu di kawasan Balai Kota Samarinda kini mulai terlihat bentuknya. Proyek yang dikerjakan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Samarinda itu memasuki penyelesaian dengan progres sekitar 87 persen.

Kepala DPUPR Kota Samarinda, Desy Damayanti, mengatakan bahwa pembangunan ruang publik tersebut tidak hanya sekadar mempercantik tampilan Balai Kota, tetapi juga diarahkan sebagai fasilitas pertemuan terbuka maupun tertutup yang dapat dimanfaatkan tamu pemerintahan dan masyarakat.

“Target penyelesaian tetap pada 31 Desember. Selama belum melewati tanggal itu, kami masih dalam batas waktu pelaksanaan,” jelas Desy, Jumat (21/11/2025).

Proyek ini menggunakan skema multiyears dengan total nilai anggaran Rp 34,6 miliar. Desy menjelaskan pengerjaan terbagi dalam dua tahap. Pada tahun anggaran 2024, proyek difokuskan pada pekerjaan fondasi serta persiapan lahan dengan alokasi Rp 9,6 miliar.

“Tahun lalu lebih banyak untuk struktur dasar karena sebelumnya area itu hanya ditanami pepohonan,” terangnya.

Kemudian pada tahap kedua pada tahun ini, Pemkot menggelontorkan Rp 25 miliar untuk membangun struktur ruang pertemuan dan penataan lanskap taman.

Ruang Pertemuan Bergaya Anjungan

Bagian paling mencolok dari proyek ini adalah bangunan pertemuan yang memiliki desain menyerupai anjungan modern dengan sentuhan ruang terbuka.

“Bangunan ini memang disiapkan untuk pertemuan, baik untuk wali kota maupun tamu dari luar daerah. Kapasitasnya bisa lebih dari 50 orang,” ujar Desy.

Bangunan tersebut disebut lebih fleksibel dibanding ruang rapat formal Pemkot, karena dapat digunakan untuk acara santai, diskusi, hingga pertemuan resmi.

Hingga kini, DPUPR menegaskan tidak ada kendala signifikan dalam pembangunan. Pekerjaan yang berjalan meliputi pembentukan kontur taman, instalasi mekanikal, elektrikal, pondasi, dan ruang terbuka hijau.

Desy berharap ketika selesai, kawasan ini dapat menjadi ruang publik yang representatif sekaligus ikon baru interaksi warga di pusat pemerintahan.

“Harapannya sebagai ruang interaksi masyarakat dan wajah baru Balai Kota,” tutupnya.

Proyek ini juga digadang-gadang menjadi penanda perubahan wajah Balai Kota ke arah yang lebih terbuka, ramah publik, dan fungsional sebagai ruang interaksi masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini

Maaf Untuk Copy Berita Silahkan Hubungi Redaksi Kami!